Yos Sudarso Akan Dipecat Jika Tak Mundur

Yos Sudarso Akan Dipecat Jika Tak Mundur

PALU – Partai Demokrat (PD) akan bersikap tegas terhadap kadernya yang menyalahi aturan. Seperti terhadap Yos Sudarso Mardjuni yang kini menjabat seba...

Darurat Covid-19, Menag Rilis Panduan Ramadan
Istana: Darurat Sipil Opsi Terakhir
Rektor Untad Kembali Lakukan Pembohongan

PALU – Partai Demokrat (PD) akan bersikap tegas terhadap kadernya yang menyalahi aturan. Seperti terhadap Yos Sudarso Mardjuni yang kini menjabat sebagai Ketua DPC PD, jika tak mengundurkan diri, PD akan memberhentikan atau memecatnya dari partai.

Demikian ditegaskan Sekretaris Dewan Kehormatan DPD PD Sulteng, Lusy Shanti Mardjanu. “Kami sudah memberi waktu kepada Pak Yos untuk legowo dengan membuat surat pengunduran diri dari kepengurusan Partai Demokrat,” kata Lusy, Rabu (24/9/2014).

Menurut Lusy Shanti pihaknya memberi waktu hingga Rabu (24/9) kepada Yos untuk mundur. Jika Yos tidak juga mundur sampai batas waktu yang ditetapkan maka kata Lusy Dewa Kehormatan Partai Demokrat akan langsung menggelar rapat.

Ini katanya sesuai dengan fakta integritas yang ditandatangani oleh setiap kader Partai Demokrat. “Dalam fakta integritas tersebut disebutkan kader Partai Demokrat yang menjadi tersangka dalam kasus korupsi bersedia mengundurkan diri dari jabatan di jajaran Partai dan siap menerima sanksi kepartaian,” tegasnya.

Sementara itu, Yos Sudarso sendiri tidak menanggapi saat ditanya apakah akan segera mundur sebagai pengurus Partai Demokrat sesuai batas waktu yang ditetapkan Dewan Kehormatan.

Sebelumnya Yos sudah membuat pernyataan jika memang harus nonaktif maka ia menyerahkan kepada mekanisme Partai. “Dalam Politik semua harus siap termasuk jika harus nonaktif sebagai pengurus Partai jika telah menjadi tersangka,” ujarnya.

Seperti diketahui, Ketua DPC Partai Demokrat Yos Soedarso telah ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan korupsi bantuan Parpol. Kasus ini terungkap setelah sejumlah Pengurus DPC Partai Demokrat Kota Palu datang melaporkan dugaan penyelewengan dana yang dilakukan oleh Yos.

Yang dilaporkan pengurus Demokrat itu adalah dugaan penyelewengan dana partai sebesar Rp700 juta. Menurut para pengurus Partai Demokrat, dana APBD yang diselewengkan oleh Yos Sudarso sekitar Rp68 juta per tahun, sementara dana fraksi sebesar Rp5 juta per bulan. Dengan total anggaran APBD itu sebesar Rp432 juta dan dana fraksi sebesar Rp300 juta untuk periode 2009-2014.(aiz/*)