Ada Menteri yang Lemahkan Jokowi

Ada Menteri yang Lemahkan Jokowi

JAKARTA –  Belakangan tengah berembus kabar mengenai reshuffle kabinet untuk memperbaiki kinerja pemerintah. Menurut Wakil Ketua DPR Taufik Kurn...

Istana: Darurat Sipil Opsi Terakhir
Bukan Napi Koruptor, Presiden Tegaskan Pembebasan Hanya untuk Napi Tipidum
Darurat Covid-19, Menag Rilis Panduan Ramadan

JAKARTA –  Belakangan tengah berembus kabar mengenai reshuffle kabinet untuk memperbaiki kinerja pemerintah. Menurut Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan, kinerja para menteri memang harus berkaitan dengan visi misi Presiden Jokowi.

“Jangan sampai para menteri yang didaulat dalam Kabinet Kerja malah melemahkan Jokowi di depan rakyatnya,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (7/2).
Dia mengatakan, ada beberapa menteri yang malah merusak dan membuat blunder dengan pernyataan kontroversial. Dia mencontohkan menteri yang menyebut pendukung KPK sebagai “rakyat yang enggak jelas”. “Nah, ini kan sudah sangat salah,” kata Taufik.

Bahkan, dia menilai, terkadang para menteri itu seolah mendahului presiden dalam pernyataannya. Menurut politikus PAN itu, perlu ada perbaikan di kepresidenan. ”Jika diperlukan, harus diberi batasan dengan adanya jubir (juru bicara) sehingga statement yang dilontarkan setiap menteri pada akhirnya tidak merancukan masyarakat dan omongannya tidak mendahului presiden,” jelas Taufik.

Pengamat Politik Hanta Yudha menambahkan, diperlukan juga adanya kompromi dalam pembentukan kabinet. “Semuanya  (menteri presiden) merupakan pilihan presiden. Kalau bisa jangan sampai ada intervensi dari parpol yang mendukungnya supaya presiden mengetahui dan mengenal setiap menterinya,” tuturnya.

Dia menambahkan, menteri yang dipilih Jokowi akan loyal dan memiliki kinerja yang baik. “Jadi, musti dilihat loyalitas, elektabilitas orangnya, dan kinerjanya agar setiap menterinya tidak punya dualisme dan atau trialisme loyalitas, ehingga hanya akan loyal pada Pak Presiden,” kata Hanta. (af/*)

Sumber: jawapos