April Ini Seharusnya Tahapan Pilgub Dimulai

PALU – Tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng seharusnya sudah dimuai pada April 2015 ini. Namun karena aturan KPU tentang jadwal dan tahapan itu...

Arus Abdul Karim Nakhodai Golkar Sulteng
Catat! Reklamasi Pantai Kebutuhan Pembangunan
PLN Palu Tidak Normal, Walikota Tanggapi Keras, Ketua BPK RI Siap Audit

PALU – Tahapan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulteng seharusnya sudah dimuai pada April 2015 ini. Namun karena aturan KPU tentang jadwal dan tahapan itu belum keluar maka belum dilakukan.
“Sekarang tahapannya tergantung dari DPR RI, karena KPU masih melakukan konsultasi dengannya,” ujar Komisioner KPU Sulteng, Syamsul Gafar dikutip dari media lokal.
Sementara itu, ditanya soal anggaran Pilgub. Syamsul mengatakan, Pemprov Sulteng sementara melakukan rasionalisasi. Rasionaliasi itu untuk disesuaikan dengan alokasi anggaran yang diusulkan dalam APBD Provinsi Sulteng. Namun ia berharap, nilainya akan tetap sama dengan yang diusulkan KPU Sulteng sebesar Rp.111 miliar.
Nilai sebesar itu akan dimanfaatkan untuk membiayai kampanye, logistik, kegiatan pemuktahiran data pemilih, kemudian pemungutan suara, hingga sosialisasi.
Sementara itu sebelumnya (baca: Tidak Ada Dana Pilgub dalam APBD), anggota DPRD Sulteng sekaligus Anggota Pansus II, Edmon Leonardo Siahaan menyebutkan, kebutuhan dana sebesar Rp.111 miliar yang disampaikan KPU Prov Sulteng sampai saat ini belum dikomunikasikan Gubernur ke Ketua DPRD Prov Sulteng. “Seharusnya, Gubernur sudah memulai untuk mendiskusikan kebutuhan dana ini dgn Ketua DPRD, agar bisa dicarikan solusinya,” sebutnya.
Yang repot menurutnya, karena faktanya APBD 2015 telah disahkan oleh DPRD dan tidak ada dana untuk Pilgub dlm APBD tersebut.
“Kami sayangkan Gubernur berkonsultasi dengan Kemendagri yang menyarankan agar diambil dari SILPA 2015. Bagaimana mau diambil SILPA, sementara sekarang baru selesai Triwulan I?” tanyanya.
Harusnya lanjutnya, Gubernur sejak awal tahun menjabat sudah mencicil dana untuk persiapan Pilgub, sehingga ketika akhir masa jabatan sudah siap dana Pilgub tersebut.
“Saya tegaskan bahwa tidak boleh ada penundaan pembangunan infrastruktur yang vital dan dibutuhkan oleh masyarakat karena dananya akan digunakan utk Pilgub,” tegas mantan aktivis mahasiswa ini.
Jadi menurutnya, Gubernur harus mencari uang Rp.111 miliar untuk Pilgub dan Rp.94 miliar utk Penyertaan Modal PT. Bank Sulteng yg diusulkan oleh Raperda Penyertaan Modal, karena dalam Raperda disebutkan angka Rp.94 miliar, sementara APBD 2015 yang telah ditetapkan tidak ada tercantum Rp.94 M untuk PT Bank Sulteng.
“Inilah fakta Politik Anggaran kita yg makin rumit dan menjadi persoalan serius,” tandasnya. (afd)

sumber: beritapalu.com

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: