ATASAN LANGSUNG PROF MARHAWATI KELUARKAN PERNYATAAN SIKAP

Ketua Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Dr Rustam Abdul Rauf SP MP, akhirnya mengeluarkan Surat Pernyataan Sikap yang ditu...

Catat! Reklamasi Pantai Kebutuhan Pembangunan
PLN Palu Tidak Normal, Walikota Tanggapi Keras, Ketua BPK RI Siap Audit
Sesuai Prosedur, Polda Metro Minta Hakim Tolak Praperadilan Buni Yani

Ketua Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako, Dr Rustam Abdul Rauf SP MP, akhirnya mengeluarkan Surat Pernyataan Sikap yang ditujukan kepada salah seorang staf dosen Jurusan Agribisnis yang dipimpinnya, Prof Dr Ir Marhawati Mappatoba MT. Surat tersebut dikeluarkan setelah Prof Marhawati Mappatoba dinilai telah jauh dari nilai-nilai kepatutan, terutama pernyataan di media massa dan isi surat-surat yang dikirim ke berbagai pihak. Bahasa yang digunakan dalam surat-surat yang dikriim, sungguh tidak mencerminkan rangkaian kaliman yang keluar dari hati seorang wanita, seorang akademisi berpendidikan tinggi dan seorang Professor. Menurut Dr Rustam, pernyataan sikap ini dikeluarkan sebagai tanggung jawab moral dalam mengawal nilai-nilai yang seharusnya dijunjung tinggi seorang akademisi.

Surat pernyataan sikap Dr Rustam Abdul Rauf SP MP selaku Ketua Jurusan Agribisnis sekaligus atasan langsung Prof Dr Ir Marhawati Mappatoba MT, selengkapnya sebagai berikut:

Nomor  : 3277/UN28.1.23/KP/2014

Lamp    : –

Perihal  : Pernyataan Sikap

Kepada:

Saudara Prof. Dr. Ir. Hj. Marhawati Mappatoba, MT.

(Dosen Jurusan Agribisnis Faperta Univ. Tadulako)

di

P a l u

Dengan hormat,

Menyikapi berbagai pernyataan Saudara pada media cetak dan media online, termasuk surat-surat yang dikirim ke berbagai institusi secara berulang-ulang dengan hal yang itu-itu juga yang kesannya hanya ingin mendeskreditkan Rektor Universitas Tadulako yang terkait dengan tuduhan pencemaran nama baik dan penggunaan dana POTMA Rp40 Milyar, yang nyata-nyata sudah masuk ke Kas Negara, tidaklah memberikan contoh pendidikan yang baik bagi civitas akademika Universitas Tadulako. Padahal, Universitas Tadulako adalah sebuah institusi yang membentuk karakter manusia berakhlak mulia, berpikir positif, dan memberikan tauladan bagi semua orang, baik di dalam kampus (Dosen, pegawai dan mahasiswa) maupun masyarakat di luar kampus. Terlebih lagi bahwa Saudara adalah Seorang Guru Besar (Profesor) di Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Tadulako.

Saya sebagai Ketua Jurusan Agribisnis, sebagai Alumni Jurusan Agribisnis Faperta Universitas Tadulako, dan selaku Putera Daerah, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas segala bentuk pernyataan dan manuver yang dikeluarkan selama ini yang kesannya sangat berbau politik menjelang dan setelah Pemilihan Rektor Universitas Tadulako periode 2015-2019, di mana Suami saudara Prof Dr Ir Marhawati Mappatoba sebagai bakal calon yang belum mendapat amanah dari senat Universitas Tadulako.

Untuk itu, melalui surat ini saya menyampaikan pernyataan: (a) Hendaknya saudara Professor Marhawati Mappatoba bisa membuka pikiran dan hati serta sadar bahwa cara-cara yang dilakukan selama ini jauh dari yang mencerminkan sikap dan etika seorang Professor Universitas Tadulako, khususnya sebagai Professor yang mengajar di Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian; (b) Mahasiswa Jurusan Agribisnis yang seharusnya disuguhi nilai-nilai etika, keteladanan, ternyata mereka juga prihatin sebab mahasiswa melihat bahwa yang mendeskreditkan dan memperlakukan tidak senonoh Rektor Untad, yang notabene dari Fakultas Pertanian, adalah Saudara yang nyata-nyata juga dosen dari Fakultas Pertanian; (c) Atas kondisi yang kurang mendidik seperti ini di tengah masyarakat, maka saya selaku Ketua Jurusan Agribisnis juga meminta kepada Dekan Fakultas Pertanian Untad segera Rapat Senat untuk memutuskan apakah manuver-manuver Saudara Prof Marhawati Mappatoba MT selama ini layak dijatuhi sanksi akademik; (d) Bila Senat Fakultas Pertanian memutuskan bahwa Saudara Prof Dr Ir Marhawati Mappatoba layak dijatuhi sanksi akademik, maka selaku Ketua Jurusan Agribisnis siap menindaklajuti untuk tidak menjadwalkan mengajar saudara Prof Dr Ir  Marhawati Mappatoba di Jurusan Agribisnis dan tidak akan menandatangani Surat Beban Kerja Dosen (BKD) sebagai persyaratan pembayaran tunjangan profesi dosen.

Demikian pernyataan sikap dan keprihatinan ini, semoga kita semua terbuka pikiran untuk kelangsungan dan kejayaan Universitas Tadulako di masa yang akan datang. Atas kerjasama dan pengertiannya, diucapkan terima kasih.

Palu, 07 November  2014

Ketua Jurusan Agribisnis,

Dr. Rustam Abd. Rauf, SP., MP

NIP. 19740603 200212 1002

Tembusan  Yth :

 

  1. Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta
  2. Bapak Menristek dan Dikti RI di Jakarta
  3. Bapak Kapolri di Jakarta
  4. Bapak Jaksa Agung RI di Jakarta
  5. Bapak Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud di Jakarta
  6. Bapak Gubernur Sulawesi Tengah di Palu
  7. Bapak Ketua DPRD Sulawesi Tengah di Palu
  8. Bapak Kapolda Sulawesi Tengah di Palu
  9. Bapak Kajati Sulawesi Tengah di Palu
  10. Bapak Ketua Pengadilan Tinggi di Palu
  11. Bapak Rektor Universitas Tadulako di Palu
  12. Bapak Wakil Rektor dalam lingkungan Universitas Tadulako di Palu
  13. Bapak Dekan dalam lingkungan Universitas Tadulako di Palu
  14. Bapak Direktur Program Pascasarjana Untad di Palu
  15. Bapak Ketua Lembaga dalam lingkungan Universitas Tadulako di Palu
  16. Bapak Ketua Satuan Pengawasan Intern (SPI) Untad di Palu
  17. Bapak Ketua Dewan Pertimbangan Untad di Palu
  18. Bapak/Ibu Anggota Senat Akademik Untad dan Anggota Senat Fak Pertanian Untad di Palu
  19. Bapak/Ibu Dosen Fakultas Pertanian Untad di Palu
  20. Adik-adik Pengurus BEM dan Lembaga Kemahasiswaan Faperta Untad di Palu
  21. Media Massa cetak dan online
  22. Arsip

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: