Baru 20 Perkara Disidangkan Pengadilan Tipikor

Baru 20 Perkara Disidangkan Pengadilan Tipikor

PALU –Dari 46 perkara yang ditangani oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palu sejak Januari hingga akhir September 2014, baru sekitar 20 p...

Bukan Napi Koruptor, Presiden Tegaskan Pembebasan Hanya untuk Napi Tipidum
Rektor Untad Kembali Lakukan Pembohongan
Istana: Darurat Sipil Opsi Terakhir

PALU –Dari 46 perkara yang ditangani oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palu sejak Januari hingga akhir September 2014, baru sekitar 20 perkara yang sedang dalam proses atau disidangkan. Itu diungkapkan oleh Humas Pengadilan Negeri (PN) Palu, Romel F. Tampubolon, Rabu (1/10/2014).

Kata Romel, ke-20 perkara yang sedang dalam proses itu, beberapa diantaranya sudah akan selesai, namun ada pula yang masih dala tahap pemeriksaan saksi, penuntutan, pembelaan. “Tapi beberapa diantaranya sudah ada yang akan dijatuhikan vonis pada Oktober ini,” jelasnya.

beberapa perkara yang sedang dalam proses dan cukup menarik perhatian adalah perkara korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang menyeret terdakwa Rita Sahara. Ada pula perkara Korupsi Dana Block Grant Kabupaten Parigi Moutong yang mendakwa Abdul Haris Koni dan Medi S Panintjo, termasuk perkara korupsi BNNK Donggala yang mendudukkan mantan Kaban BNN Donggala Burhan Maidi dan empat terdakwa lainnya sebagai terdakwa.

Romel menambahkan, jumlah perkara tindak pidana korupsi itu masih akan terus bertambah. Dalam beberapa hari ke depan katanya, PN Palu akan menerima pelimpahan perkara korupsi baru.

Sementara itu, untuk jumlah perkara tindak pidana umum periode Januari hingga September 2014, jumlahnya telah tercatat sebanyak 413 perkara. Jumlah itu terdiri dari perkara Tindak Pidana Ringan 23, perakara dengan terdakwa anak 30, pidana biasa sebanyak 360 perkara. (af/*)