Cudi akan “Lawan” Kubu Agung Laksono

Cudi akan “Lawan” Kubu Agung Laksono

PALU – Kubu DPP Partai Golkar munas Ancol yang dikomandani Agung Laksono, disarankan untuk tetap memberi mandat kepada ketua DPD I Partai Golkar Sulte...

Partainya Raja Dangdut Gagal Lolos Seleksi Administrasi Kemenkumham
PAN Masuk, Reshuffle Makin Nyaring
Arus Abdul Karim Nakhodai Golkar Sulteng

PALU – Kubu DPP Partai Golkar munas Ancol yang dikomandani Agung Laksono, disarankan untuk tetap memberi mandat kepada ketua DPD I Partai Golkar Sulteng, Prof Aminuddin Ponulele.

Harapan itu disampaikan ketua harian DPD I Partai Golkar Sulteng, Rusdy Mastura, di Palu Senin (30/3). Kata dia, hanya DPD I Partai Golkar yang dipimpin Aminuddin Ponulele yang sah, karena merupakan hasil musyawarah daerah (Musda).

Menurut Cudy sapaan karib Rusdy Mastura, kalau Agung Laksono memberi mandat kepada Aminuddin Ponulele, maka dia akan tunduk dan menghormatinya. Sebaliknya, bila mandat jatuh ke orang lain, Cudy memastikan akan bereaksi.

“Kalau nantinya dia (Agung,ted) memberi mandat ke orang lain, kita akan lawan. Makanya mandatkan saja pak prof (Aminuddin,red). Jangan yang lain,” tekan wali kota Palu itu.

Cudy kemudian mempertanyakan kapasitas Umar Baharuddin Larosi. Siapa juga itu Umar yang mengaku-ngaku orang Golkar. Sosok satu ini kata dia, terlalu getol menyuarakan kepentingan Golkar di luar kepemimpinan Prof Aminuddin Ponulele. Bahkan pria asal Tinggede, Sigi, itu terkesan menjadi corong informasi kubu yang bertolakbelakang dengan kepemimpinan Aminuddin.

“Apa juga dia (Umar Larosi) itu. Siapa yang mengangkat dia, apa Murad Nasir ? Saya meminta kepada mereka, jangan merusak organisasi, ” kata Cudy, mengingatkan Umar dan koleganya.

Tokoh senior Golkar ini, terlihat berapi-api begitu membahas nama Umar. Gestur tubuhnya menandakan tak sudi kalau Umar, berupaya mengobok-obok kesatuan di tubuh Golkar sekarang. Sebab menurutnya, persoalan Golkar di Jakarta adalah urusan DPP. Jangan dibawa-bawa hingga ke daerah.

Cudy bahkan menegaskan, selaku kader Golkar, dia hanya mengakui DPD yang sah di bawah kepemimpinan Aminuddin Ponulele.

Makanya, dia menyarankan kepada para pendukung Agung Laksono di daerah ini, untuk tidak mencoba-coba merebut kantor DPD Partai Golkar Sulteng di Jalan Moh Yamin, Kota Palu. “Karena saya akan kejar mereka. Dan saya akan kerahkan semua orang-orang saya untuk mengejar mereka, ” kata Cudy berapi-api.

Menurutnya, apa yang dilakukan Yoris Raweyai di Jakarta, bisa saja dilakukannya di Palu. Makanya, dia meminta kepada sesama kader Golkar untuk saling menghormati dan tidak saling mengganggu satu sama lainnya. “Pokoknya jangan coba-coba main kasar, karena kami bisa melakukan hal yang sama, ”sambungnya.

Dikatakan, sebagai ketua harian, dia akan mempertaruhkan jabatannya untuk melawan orang yang merusak organisasi. Tidak ada kata mundur atau mengalah. “Saya berani bertaruh, kelompok Munas Bali pasti menang di pengadilan, ” demikian Cudy yakin.

Untuk diketahui, Prof Aminuddin Ponulele, saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kajati Sulteng Johanis Tanak SH MH, terkait proyek pembangun kolam renang, yang berlokasi di Bukit Jabal Nur eks STQ Palu. Aminuddin juga diketahui menghadiri Munas Bali, dan pendukung setia Abu Rizal Bakrie (ARB).

Setelah Agung Laksono ditetapkan sebagai pemenang di Mahkamah Partai Golkar, maka Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly mensahkan Agung Laksono sebagai pimpinan DPP Partai Golkar yang sah.

Selanjutnya langkah bersih-bersih telah dilakukan Agung, dengan merebut Fraksi Golkar di DPR-RI dengan menempatkan Agus Gumiwang Kartasasmita. Selanjutnya, Agung akan menempatkan orang-orangnya di kepengurusan DPP Partai Golkar termasuk merangkul loyalis ARB yang membelot.

Setelah itu, kubu Agung akan menggelar Musda baik di DPD I Partai Golkar provinsi maupun DPD II Partai Golkar di kabupaten/kota. “ Aksi bersih-bersih ini dilakukan setelah pak Agung Laksono dinyatakan sah sebagai Ketua DPP Partai Golkar, berdasarkan hasil putusan Mahkamah Partai Golkar, “ ungkap Sekretaris DPP Partai Golkar versi Agung Laksono, Leo Nababan.(zai)

Sumber: radarsulteng

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: