Dinilai Berjasa Antar Kemenangannya, Trump Akan Tetap Nge-tweet

Dinilai Berjasa Antar Kemenangannya, Trump Akan Tetap Nge-tweet

Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa media sosial menjadi salah satu kunci dalam mengalahkan Hillary Clinton pada pemilih...

Pegawai Kejati: Dosen Dipanggil sebagai Saksi untuk Lengkapi Materi Pemeriksaan
Partainya Raja Dangdut Gagal Lolos Seleksi Administrasi Kemenkumham
Helikopter TNI AD Jatuh di Poso, Dandrem 132/Tadulako Gugur

Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan bahwa media sosial menjadi salah satu kunci dalam mengalahkan Hillary Clinton pada pemilihan presiden Amerika Serikat.

Dalam cuplikan wawancara dengan program 60 Minutes di CBS, Donald Trump pun mengatakan akan terus menge-tweet melalui akun pribadinya, @realDonald Trump.

Menurut Trump, media sosial merupakan “bentuk modern dari komunikasi”.

“Ketika Anda terus menghadirkan cerita jelek tentang saya, atau ketika Anda terus memberikan cerita yang tidak akurat, saya punya metode untuk melawan balik,” ujar Trump, dikutip Kompas.com dari Politico, Minggu (13/11/2016).

Selama ini, Trump dikenal sebagai sosok yang provokatif melalui tweet-nya. New York Times bahkan mencatat setidaknya ada 282 orang, tempat, dan obyek yang dihina Trump via Twitter.

Aktivitas negatif di media sosial Ini dilakukannya sejak menjadi kandidat presiden AS pada Juni 2016. Namun, Trump mengaku tidak masalah jika orang lain keberatan dengan tweet-nya. Bahkan, dia tidak akan mengubah perilakunya di media sosial.

“Tidak perlu merasa malu. Memang seperti itu. Saya yakin memang seperti itu,” kata Trump.

Trump juga mengatakan bahwa kombinasi 28 juta followers-nya di Twitter, Facebook, dan Instagram telah membantunya menang setelah melalui proses panjang, dari pemilihan Partai Republik hingga pilpres.

Bahkan, media sosial dinilai Trump lebih efektif ketimbang iklan di media konvensional, yang gencar dilakukan Hillary dan Partai Demokrat.

“Saya pikir media sosial lebih berpengaruh ketimbang uang yang mereka habiskan,” ujarnya. (ss*fjr/kompas.com/***)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: