Edukasi dan Sosialisasi dengan Transplantasi Karang

Edukasi dan Sosialisasi dengan Transplantasi Karang

PALU –Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, melalui Bidang Kelautan, memberikan edukasi sekaligus sosialisasi kepada masyarakat, agar ikut peduli dala...

PLN Palu Tidak Normal, Walikota Tanggapi Keras, Ketua BPK RI Siap Audit
Tegas, Mendikbud Akan Pecat Kepsek yang Laksanakan Ospek Tidak Mendidik
Pegawai Kejati: Dosen Dipanggil sebagai Saksi untuk Lengkapi Materi Pemeriksaan

PALU –Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, melalui Bidang Kelautan, memberikan edukasi sekaligus sosialisasi kepada masyarakat, agar ikut peduli dalam melestarikan dan upaya konservasi terhadap habitat karang.

Pada Sabtu (21/3), tepat pada hari libur nasional dalam rangka perayaan Hari Raya Nyepi, dilakukan kegiatan transpalantasi karang di Pantai Talise. Bersama akademisi dari Sekolah Tinggi Perikanan dan Kelautan (STPL) Palu, serta Bhayangkara Diving Club, dilakukan penanaman ratusan karang.

“Kami memang sengaja melakukan kegiatan ini di hari libur dan di saat ramai seperti ini, karena kami ingin memberikan edukasi dan mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi,” kata Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng, Muh. Edward MSc, yang memimpin kegiatan.

Dalam transpalantasi karang yang dilakukan Sabtu, beberapa anak-anak yang mandi di dekat lokasi penanaman karang, diajak untuk ikut mengikat karang. Sambil staf Bidang Kelautan, Muslihuddin Sutan Mudo dan Ederyan, memberikan penjelasan, kenapa harus dilakukan upaya-upaya konservasi habitat karang. Karang yang ditranspalantasi, umumnya adalah karang jenis acropora. Dipilihnya jenis tersebut, karena merupakan jenis karang yang cepat sekali pertumbuhannya.

Menurut Edo, sapaan akrab Muh Edward, selain memberikan edukasi kepada masyarakat, dalam kegiatan tersebut Dinas Kelautan dan Perikanan, juga menjalin kerja sama dengan organisasi diving. Salah satunya, Bhayangkara Diving Club.

Menurut Edo, kegiatan transpalantasi karang, merupakan salah satu kegiatan bidang kelautan yang akan dilakukan beberapa kali di beberapa tempat di seluruh Sulteng. Untuk kegiatan transpalantasi yang dilakukan di Pantai Talise, merupakan kegiatan perdana di 2015. Edo, berharap pemerintah Kota Palu, ikut pro aktif mendukung upaya-upaya konservasi tersebut.

“Dalam kegiatan di Pantai Talise ini, kita pasang 16 meja. Di masing-masing meja itu, ada 41 steak. Pemasangannya tidak secara serentak. 3 pekan sebelumnya, sudah kita pasang 7 meja, kemudian Sabtu dipasang lagi 5 meja dan Minggu (kemarin, red) dipasang lagi 4 meja. Alhamdulillah, hasil evaluasi kita, karang yang ditranspalantasi 3 pekan lalu, sudah mulai hidup dan tampak beberapa centimeter tunasnya,”pungkas Edo.(hnf)

SUmber: Radar Sulteng

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: