Ekspos Perkara dan Rekaman, Roky Ikut Halangi Tugas Polisi

Ekspos Perkara dan Rekaman, Roky Ikut Halangi Tugas Polisi

Kapolres Palu, AKBP Christ Pusung mengatakan Advedoroky dan George menjadi tersangka atas dugaan melindungi pelaku kejahatan. Keduanya dikenakan tiga ...

Presiden Jokowi Sumbang Hewan Kurban di Sulteng
Urus Berkas Sampai Seminggu, Kinerja Kadis Dikbud Banggai Dikeluhkan
Abdullah Kawulusan Jabat Plt Bupati Buol

Kapolres Palu, AKBP Christ Pusung mengatakan Advedoroky dan George menjadi tersangka atas dugaan melindungi pelaku kejahatan. Keduanya dikenakan tiga pasal sekaligus yakni pasal 213 ke-1e KUHP, Pasal 212 KUHP dan Pasal 221 Ayat (1) ke-1e KUHP.

“Video dari CCTV ini menjawab bahwa Saudara Advedoroky alias Roky dan George berusaha merebut tersangka dari polisi. Dia menyebut bahwa mereka ingin menyelamatkan tersangka dari keroyokan massa. Sudah jelas di rekaman ini tidak ada massa. Yang ada hanya Roki dan kawan-kawan, tersangka curanmor dan polisi. Ini artinya, Saudara Roki dan George itu menghalangi tugas kepolisian,” kata Christ Pusung.

Kapolres Palu menjelaskan itu dalam ekspos perkara dan barang bukti berupa rekaman kamera pengintai (CCTV). Ekspos rekaman CCTV tersebut diungkapkan Kasat Reskrim Polres Palu, AKP Nasrudin di hadapan Kapolres Palu AKBP Christ Pusung dan sejumlah wartawan di ruang Rupatama Polres Palu.

Dalam gelar perkara itu, akhirnya terungkap kejadian sebenarnya yang berakibat terjadinya pengainayaan terhadap mahasiswa Fakultas Kedokteran Untad Advedoroky (23) Rabu (12/10/2016) dinihari yang lalu. Senin (18/10/2016) sore, pihak kepolisian mengekspos rekaman kamera pengintai (CCTV) yang merekam seluruh kejadian.

Dari rekaman tersebut terlihat satu pelaku pencurian kendaran bermotor bernama Enal, sedang mondar mandir di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Bala Keselamatan (BK) Palu. Enal dari gelagatnya diduga sedang menghubungi rekannya untuk menjemput setelah dikejar polisi dari Jalan Bali.

Beberapa saat kemudian, sejumlah anggota kepolisian berpakaian preman dari Reskim Polres Palu tiba dengan menggunakan sepeda motor dan langsung menangkap Enal. Dari rekaman itu terlihat bahwa Enal mencoba untuk melepaskan diri dari sergapan aparat.

Beberapa saat kemudian sejumlah warga yang sedang berada di pesta ulang tahun tepat di depan RS BK mendatangi tempat penangkapan tersangka Enal.

“Saudara George mencoba melepas tersangka yang sedang ditangkap anggota polisi, bersamaan dengan itu juga saudara Roki juga datang berusaha melepaskan tersangka Enal,” kata AKP Nasrudin sambil menunjuk rekaman CCTV.

Roki dalam rekaman itu bahkan terlihat jelas mencengkeram leher anggota polisi sambil memeluknya, sementara George langsung melepaskan tersangka curanmor itu dari pegangan polisi. Akibatnya, tersangka Enal yang menjadi buruan polisi sejak sebulan terakhir dalam sejumlah kasus curanmor, terlepas dan akhirnya melarikan diri.

“Melihat situasi yang tidak memungkingkan, anggota kami kembali ke Polres untuk memanggil bantuan agar bisa membawa dua unit kendaraan bermotor yang menjadi babuk curanmor. Jadi ini situasional karena Roky dan George menghalangi tugas anggota kami di lapangan, dan itu jelas perbuatan Roky dan George menyalahi UU,” lanjut Nasrudin. (ss*sfr/***)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0