Hari Pertama UAS, Sekolah Alami Kendala

Hari Pertama UAS, Sekolah Alami Kendala

PALU – Hari pertama pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) di Kota Palu, kemarin (20/4), diwarnai dengan kendala yang dialami oleh sekolah. Seperti ter...

Gelar Silaturrahim, DWP FKIP Laksanakan Kegiatan Rutin dan Sosialisasi
Besok, Dr Lukman Akan Resmi Jabat Dekan FKIP Untad
Prof Basir Cyio Imbau Mahasiswa Ambil Peran dalam Komunitas Asia

PALU – Hari pertama pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS) di Kota Palu, kemarin (20/4), diwarnai dengan kendala yang dialami oleh sekolah. Seperti tertukarnya naskah soal UAS pada ujian mata pelajaran agama di SMPN 10 Palu.

Pihak SMPN 10 Palu menerima kiriman naskah UAS yang salah sebanyak 12 eksemplar. Soal itu adalah soal ujian untuk mata pelajaran Agama Kristen Protestan. Padahal di SMPN 10 Palu yang memiliki peserta UAS sebanyak 170 siswa, semua beragama Islam.

Wakasek Bidang Kurikulum SMPN 10 Palu, Kuntoro Rapail SPd, mengakui bahwa di SMPN 10 Palu telah terjadi kesalahan, yakni tertukarnya naskah soal UAS saat mata pelajaran Agama. Meski sebelumnya panitia pelaksana sudah melaksanakan sesuai dengan pos masing-masing, berdasarkan Standar Operasional Prosedur pelaksanaan UAS.

“Di SMP Negeri 10 Palu, hari pertama pelaksanaan UAS (kemarin, red) kita mengalami kendala. Ketika baru dimulai UAS dengan mata pelajaran agama ternyata kami mendapat soal yang seharusnya untuk siswa yang beragama Kristen Protestan,”katanya.

Menurutnya soal tertukar tersebut khusus di SMPN 10 Palu ada 12 eksemplar, hingga membuat guru-guru segera mengantisipasi dengan mem-foto copy soal ujian di dalam lingkungan sekolah. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi naskah soal keluar dari sekolah. “Kesalahan pengiriman soal ini, terjadi saat mata pelajaran agama saja, kalau mata pelajaran IPA berjalan lancar,” jelasnya

Ditambahkan adanya keselahan itu, maka akan segera dikoordinasikan kepada pihak pengiriman naskah untuk menghindari kesalahan-kesalahan berikutnya. “Kami berharap agar kiranya dalam pelaksanaan UAS seperti ini agar pengiriman naskah bisa lebih valid lagi,” tandasnya.

Sementara itu, situasi berbeda terjadi di SMPN 12 Palu. Di sekolah tersebut tidak terjadi kesalahan pengiriman naskah ujian. Bahkan Kepala SMPN 12 Palu, Ilman Usman menginformasikan bahwa pendistribusian soal UAS tahun ini, jauh lebih baik karena dua hari sebelum pelaksanaan UAS sudah diterima di masing-masing rayon. “Kalau pelaksanaan UAS di SMPN 12 Palu, kami informasikan berjalan lancar tidak ada kendala sama sekali yang kami temukan,” pungkasnya.(egi)

sumber: radar sulteng

 

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: