Jelang Idul Adha, Harga Kambing Naik 50 Persen

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Naik 50 Persen

PALU – Harga kambing untuk kurban naik hingga 50 persen menjelang perayaan Idul Adha 1435 H yang jatuh pada 5 Oktober mendatang. Kenaikan itu di...

Darurat Covid-19, Menag Rilis Panduan Ramadan
Bukan Napi Koruptor, Presiden Tegaskan Pembebasan Hanya untuk Napi Tipidum
Semprot Tubuh dengan Disinfektan saat Masuk Banggai Harap Dihentikan, WHO: Berbahaya

PALU – Harga kambing untuk kurban naik hingga 50 persen menjelang perayaan Idul Adha 1435 H yang jatuh pada 5 Oktober mendatang. Kenaikan itu dipicu oleh tingginya permintaan dan kurangnya suplai ternak kambing dari daerah pemasok kambing di sekitar Palu.

Sahlan, salah seorang pedagang kambing di pasar hewan Pogoge, Palu mengatakan, Kambing yang tahun lalu seharga Rp.500.000 per ekor, saat ini naiknya bisa mencapai Rp.750.000 per ekor. “Banyak yang pembeli, tapi kambing tidak banyak,” sebutnya kepada SuaraSulteng.com, Jumat (19/9).

Kenaikan itu menurutnya tidak dapat dihindari, karena harga sapi juga ikut naik. Bahkan khusus untuk hewan sapi kurban, kenaikannya rata-rata sebesar Rp.1,6 juta per ekor. Sapi dewasa yang tahun lalu masih seharga Rp.10.000.000, tahun ini sudah naik menjadi rata-rata Rp.11.500.000 per ekor.

“Bagaimana harga tidak naik, pemasok ternak dari Palu dan sekitarnya makin sedikit. Peternak lebih senang menjual kambing dan sapinya ke Kalimantan, karena harga di sana lebih mahal,” sebutnya lagi.

Trend kenaikan harga itu ternak itu sesungguhnya lanjutnya, juga bisa diukur dari harga perkembangan harga daging di pasaran umum. Dari tahun lalu imbuhnya, harga daging di pasaran umum terus bergerak naik. Itu karena harga beli ternaknya sebelum dipotong juga sudah naik. (af)