Jenazah Korban Kontak Senjata Dipindah ke Freezer

PALU – Salah seorang anggota kelompok sipil yang terlibat kontak senjata dengan aparat di kilometer 14 Kebun Kopi, Sabtu (4/4/2015) lalu, jenazahnya d...

Gelar Silaturrahim, DWP FKIP Laksanakan Kegiatan Rutin dan Sosialisasi
Tetap Bandel, TNI AL Kembali Tangkap Kapal Asing di Natuna
Kasus Petani Bohotokong, KontraS Ingatkan Polres Banggai

PALU – Salah seorang anggota kelompok sipil yang terlibat kontak senjata dengan aparat di kilometer 14 Kebun Kopi, Sabtu (4/4/2015) lalu, jenazahnya dipindahkan ke lemari pendingin atau freezer di RS Bahayangkara Polda Sulteng, Kamis (9/4/2015).

Pemindahan itu untuk mencegah kerusakan terhadap jenazah yang hingga saat ini belum terkonfirmasi identitas sesungguhnya. Sejumlah informasi menyebutkan, bahwa jenazah tersebut adalah Imam alias Farid. Namun kepolisian setempat belum memastikannya karena masih menungu proses identifikasi dari Polda NTB dimana pria tersebut diduga berasal.

Pemindahan jenazah yang dilakukan Kamis siang itu berlangsung dengan pengawalan ketat dari sejumlah apparat. Beberapa anggota dengan senjata lengkap tampak berjaga-jaga di sekitar kamar jezanah rumah sakit tersebut.

Kabid Humas Polda Sulteng, AKBP Hari Suprapto menyatakan, dalam waktu dekat, hasil identifikasi dari Polda NTB terkait jenazah tersebut akan tiba dan dia berjanji akan segera mengabarkannya.

Sementara itu, jenazah Daeng Koro yang tewas tertembak sehari sebelumnya (Jumat, 3/4/2015) di Pegunungan Sakinah Jaya, Parigi Moutong telah diambil keluarganya untuk dimakamkan di daerah asalnya di Morowali.

Hari menyebtukan, jenazah Daeng Koro alias Sabar Subagyo diambil keluarganya pada Rabu (8/4/2015) malam dan langsung dibawa ke Morowali, tepatnya di Desa Malino Kecamatan Soyo Jaya. Pemakaman Daeng Koro dilakukan Kamis (9/4/2015). (afd)

sumber: beritapalu.com

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: