KPUD Poso Hitung Ulang Anggaran Pilkada

POSO – Tidak ada alokasi dana dalam APBN untuk pelaksanaan Pilkada. Keputusan pemerintah pusat itu yang membuat KPUD Poso harus mengkalkulasi ulang ke...

Rektor Untad Kembali Lakukan Pembohongan
Semprot Tubuh dengan Disinfektan saat Masuk Banggai Harap Dihentikan, WHO: Berbahaya
Istana: Darurat Sipil Opsi Terakhir

POSO – Tidak ada alokasi dana dalam APBN untuk pelaksanaan Pilkada. Keputusan pemerintah pusat itu yang membuat KPUD Poso harus mengkalkulasi ulang kebutuhan anggaran pilkadanya.

“Artinya, seluruh anggaran Pilkada ditanggung APBD. Agar semua tahapan penyelenggaraan Pilkada Poso terlaksana dengan baik, maka kita menyusun kembali semua item kebutuhan anggaran yang diperlukan, ” kata komisioner KPU Poso Iwan Ahmad, Rabu (8/4/2014).

Iwan menyebutkan, sebelumnya telah diajukan anggaran Pilkada 2015 sebesar Rp.21 miliar. Jumlah tersebut diasumsikan untuk pilkada  dua putaran. Tapi dengan keluarnya UU No 8/2015 tentang tidak adanya Pilkada dua putaran maka KPUD Poso mengubahnya menjadi sekitar Rp.16 miliar saja.

Ia mengungkapkan, DPRD Poso telah menetapkan dalam APBD 2015,  alokasinya hanya sebesar Rp.15 miliar. Karena dananya dipangkas Rp.1 miliar maka pos kegiatan yang kemungkinan direvisi adalah pos pengadaan alat peraga kampanye berupa baliho, spanduk hingga pamflet dan sticker kandidat. (afd/*)

sumber: beritapalu.com