Laporan Penyimpangan Dana Potma Untad Tidak Cukup Bukti

PALU – Penyelidikan laporan dugaan penyelewengan dana hibah dari orang tua mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (Untad) sebesar Rp40 mil...

Ekspos Perkara dan Rekaman, Roky Ikut Halangi Tugas Polisi
Polisi Tangkap Sulthan Prayuda Putra, Oknum Mahasiswa yang Bawa Narkoba dalam Tas Menuju Kampus
Pegawai Kejati: Dosen Dipanggil sebagai Saksi untuk Lengkapi Materi Pemeriksaan

PALU – Penyelidikan laporan dugaan penyelewengan dana hibah dari orang tua mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (Untad) sebesar Rp40 miliar ke Polda Sulteng akan dihentikan. Pasalnya, penyidik Subdit Tipikor Polda Sulteng menilai tidak cukup bukti untuk melanjutkan penyidikan, terutama tidak adanya bukti yang disodorkan oleh pelapor dalam kasus ini.

Plh Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Utoro Saputro kepada wartawan, Selasa (4/11/2014) seperti dilansir Harian Umum Radar Sulteng mengatakan, penyidik Tipikor Polda Sulteng tidak dapat melanjutkan laporan tersebut ke tahap penyidikan. Ini mengingat belum ditemukan adanya perbuatan melawan hukum, baik pengelolaan maupun penggunaan dana yang mengakibatkan kerugian keuangan Negara. “Dari hasil penelusuran dana tersebut memang digunakan sesuai dengan rencana kegiatan anggaran kementerian lembaga (RKA-KL) Fakultas Kedokteran,” ujar Utoro.

Dana Potma tersebut juga sudah dilaporkan sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), sehingga setiap penggunaannya sesuai dengan pertanggungjawaban. Termasuk aliran dana yang dialokasikan untuk 28 unit organisasi di Untad yang tidak memiliki PNBP. “Intinya, semua pertanggungjawaban dari dana tersebut ada,” singkatnya.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa ditemukan adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana hibah dari orang tua mahasiswa Fakultas Kedokteran Untad tahun 2011 hingga 2013. Namun dugaan penyimpangan itu tidak ditemukan, sebab dana tersebut telah disetorkan sebagai PNBP dan dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU) Untad. (af/*)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: