LPPM Untirta Kunjungi Untad

LPPM Untirta Kunjungi Untad

PALU – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten melakukan kunjungan kerja ...

Bukan Napi Koruptor, Presiden Tegaskan Pembebasan Hanya untuk Napi Tipidum
Hasil Lab Keluar, Bupati Morut Positif Covid-19
Istana: Darurat Sipil Opsi Terakhir

PALU – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Banten melakukan kunjungan kerja ke Universitas Tadulako (Untad), Kamis (22/1/2015). Rombongan yang dipimpin langsung Rektor Untirta itu diterima Rektor Untad Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS bersama jajarannya di Media Center Untad.

Prof Basir, sapaan akrab Rektor Untad dalam sambutannya, mengaku pihaknya sangat senang dan bahagia atas adanya kunjungan keluarga besar Untirta bersama rombongan ke Untad. Karena katanya, memang tidak bisa dipungkiri hampir setiap dua bulan pihaknya sering bertemu dengan Rektor Untirta, melalui Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri baik SNPTN, SBMPTN, maupun aktivitas lain yang berada di bawah kendali majelis rektor.

“Saya akui meskipun kita terinput dalam kendali majelis rektor yang kurang lebih 61 keluarga besar majelis rektor, ternyata saya dan Pak Rektor Untirta ini memiliki kedekatan hati yang lebih dibandingkan dengan anggota majelis lainnya,” katanya.

Sehingga kata Prof Basir, kunjungan Rektor Untirta merupakan kunjungan keluarga, sehingga tidak berlebihan jika keluarga besar Untad juga merasa  bahagia bisa dikunjungi keluarga dekat. “Selamat datang di Untad,” kata Rektor Basir.

Sementara Rektor Untirta H Sholeh Hidayat mengungkapkan, kunjungannya ke Untad, tidak lain dalam rangga menjalin tali silaturahmi, serta untuk belajar ke Untad. Dimana kata dia, Untad adalah salah satu universitas yang sudah terbilang cukup besar serta sudah berkontribusi dalam pembangunan di Sulteng. Bahkan Untad juga sudah berkontribusi untuk Untirta dengan memberikan salah satu guru besarnya untuk mengajar di Untirta.

”Saya juga berterima kasih kepada pak Rektor Untad, berkat rekomendasi dan izinnyalah salah satu guru besar di Untad dapat dimutasi di Untirta, sehingga guru besar kami bertambah menjadi lima profesor,” katanya.

Selain itu lanjut Sholeh Hidayat, mengatakan semenjak Untirta menjadi Perguruan Tinggi Negeri, saat ini jumlah Dosen yang memiliki gelar Doktor baru sekitar 83 orang dari 497 Dosen. ”Olehnya kita akan mencoba mendorong agar guru besar di Untirta bertambah, karena memang hampir sebagaian dosen kami lulusan S2, olehnya kami akan terus belajar dengan Untad,” pungkasnya.(af/*)

Sumber: Radar Sulteng