Memprihatinkan! Isap Lem Fox, Lima Siswa SD Digelandang ke Polsek Palsel

Memprihatinkan! Isap Lem Fox, Lima Siswa SD Digelandang ke Polsek Palsel

PALU – Memprihatinkan! Lima bocah yang juga murid di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Palu terpaksa digelandang ke Mapolsek Palu Selatan. Pasalnya, ke...

Pegawai Kejati: Dosen Dipanggil sebagai Saksi untuk Lengkapi Materi Pemeriksaan
Besok, Dr Lukman Akan Resmi Jabat Dekan FKIP Untad
Gelar Silaturrahim, DWP FKIP Laksanakan Kegiatan Rutin dan Sosialisasi

PALU – Memprihatinkan! Lima bocah yang juga murid di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Palu terpaksa digelandang ke Mapolsek Palu Selatan. Pasalnya, kelimanya dipergoki warga sedang mengisap lem Fox di belakang sekolah mereka. Sesungguhnya mereka ber-sembilan, namun empat lainnya langsung kabur setelah tahu ada polisi yang menggerebeknya.

AB, inisial salah seorang bocah itu menuturkan ketika berada di Polsek Palu Selatan, dua kaleng lem Fox yang dihisap itu adalah hasil patungan bersama rekannya. Dari Sembilan temannya, ia mengaku baru enam yang menghisap lem itu, selebihnya termasuk dirinya belum sempat hingga datangnya polisi menggerebeknya.

Ia juga mengaku, cara mengisap lem itu diajarkan oleh temannya yang kabur itu. Temannya itu menurutnya sudah sering mengisap lem Fox tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Palu Selatan IPTU Marthen Tanda SH, mengatakan, terhadap bocah-bocah yang tergolong dibawah umur itu, masih diberikan pembinaan. Yaitu dengan memberikan pemahaman akan bahaya mengisap Lem Fox.

Menurut Marthen, kasus-kasus fly akibat mengisap lem Fox melibatkan banyak siswa, termasuk bocah-bocah SD di Palu hendaknya menjadi perhatian, bukan hanya kepada sekolah tetapi orang tua. “Harus ada sosialisasi di sekolah-sekolah, agar anak-anak secara dini dapat dicegah terlibat, dan tidak sampai terbawa sampai memasuki remaja dan dewasa,” harapnya.

Ia juga meminta ke sekolah agar memantau anak-anak didiknya  pada saat jam belajar dan tidak membiarkan anak-anak berada di luar sekolah pada saat jam belajar. “Ini penting, anak-anak kita itu adalah generasi penerus, kalau dari sekarang sudah rusak, bagaimana nantinya?” cemasnya. (afd)

sumber: beritapalu.com

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: