Pelantikan Anggota DPRD Banggai Terlambat Satu Jam

Pelantikan Anggota DPRD Banggai Terlambat Satu Jam

LUWUK – Pengresmian dan pengambilan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten Banggai periode 2014-2019 terlambat satu jam. Keterlambatan itu, disebabkan Wa...

Pemerhati Pendidikan: Yang Dilakukan Plt Kadis Dikbud Banggai itu Menghambat Pelayanan Prima
Presiden Perintahkan Menteri PP dan PA Kawal Kasus Eksploitasi Anak
Ada Oknum Mahasiswa Berprofesi Sebagai Pencuri Ranmor

Pelantikan DPRDLUWUK – Pengresmian dan pengambilan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten Banggai periode 2014-2019 terlambat satu jam. Keterlambatan itu, disebabkan Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Luwuk Nanang Zulkarnain SH MH dilarang masuk ke gedung rakyat.
Petugas Pengamanan (PAM) tidak mengetahui kalau mobil DN 4 C adalah milik Ketua PN Luwuk yang akan menyumpah anggota DPRD yang dilantik. Ketika Wakil Ketua PN Luwuk tidak dapat memperlihatkan ID Car atau undangan, PAM pengamanan tidak membolehkan masuk.
Wakil Ketua PN Luwuk Nanang Zulkarnain SH MH terpaksa pulang ke kantornya untuk melaksanakan tugas seperti biasanya. Bupati, Ketua DPRD, dan Muspida yang hadir lebih awal telah menunggu kehadiran Wakil Ketua PN Luwuk yang akan mengambil sumpah para anggota dewan.
Namun orang yang ditunggu sudah kembali ke kantornya, karena tidak diperkenankan masuk oleh PAM Pelantikan. Setelah dihubungi, Wakil Ketua PN Luwuk memberitahukan kalau dirinya telah kembali ke kantornya, karena tidak diperkenankan masuk oleh Petugas Keamanan.
Akibatnya, panitia pengresmian dan pengambilan sumpah/janji anggota DPRD Kabupaten Banggai periode 2014-2019 kasak kusuk menghubungi Wakil Ketua PN Luwuk. “Saya tidak bersedia, kalau bukan Kapolres dan Dandim 1308 Luwuk Banggai yang datang,” ujar Wakil Ketua PN Luwuk yang diikuti Sekretaris DPRD Ramlin Hanis SH, Kamis (28/8) kemarin.
Akibatnya, pengresmian dan pengambilan sumpah/janji 35 orang anggota DPRD Kabupaten Banggai periode 2014-2019 molor sampai satu jam. Yang seharusnya berlangsung pukul 09.30 Wita, tertunda hingga pukul 10.30 Wita, Kamis (28/8) kemarin.
Rapat paripurna istimewa DPRD Kabupaten Banggai, yang dipimpin Syamsulbahri Mang SESH mh, Kamis (28/8) berlangsung aman dan lancar. Isu adanya aksi demonstrasi oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab ternyata tidak terbukti.Rapat paripurna istimewa itu, untuk menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Sulteng No 171/425/RO.ADM OTDA-G.ST/tahun 2014 tentang pengresmian pengangkatan anggota DPRD Kabupaten Banggai masa bhakti 2014-2019 tanggal 22 Agustus 2014.
Syamsulbahri Mang mengatakan, produk hasil kegiatan dewan masa bhakti 2009-2014 dalam menjalankan tugas dan kewenangannya sebanyak 88 keputusan yang meliputi persetujuan Perda sebanyak 78 keputusan, termasuk Perda inisiatif DPRD sebanyak 2 Perda, Persetujuan non Perda sebanyak 10 keputusan. Keputusan Pimpinan DPRD sebanyak 10 keputusan.
Kegiatan rapat Banmus sebanyak 47 kali, rapat badan anggaran 28 kali, rapat badan legislasi 39 kali, rapat badan kehormatan 4 kali, rapat panitia khusus 78 kali, rapat komisi A 146 kali, komisi B 65 kali dan rapat komisi C sebanyak 70 kali.
Hasil Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif 2014 telah melahirkan 35 orang anggota DPRD Kabupaten Banggai dari sebelumnya hanya 30 orang. Dari Caleg yang terpilih, 60 persen aleg incumben harus menerima pil pahit, karena mereka tidak mendapatkan kepercayaan masyarakat.
Anggota DPRD Kabupaten Banggai 2014 yang diresmikan dan ambil sumpahnya berasal dari sembilan (9) partai politik (parpol) peserta Pemilu. Golkar mendapatkan 9 kursi, PDIP 6 kursi, Nadem 4 kursi, Gerindra 4 kursi, PAN 3 kursi, PKS 3 kursi, Demokrat 2 kursi, Hanura 2 kursi, PKB 2 kursi.(rd)

sumber : http://www.radarsulteng.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/49/16079

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0