Peluang Calon Independen Kian Berat

Peluang Calon Independen Kian Berat

PALU – Syarat untuk menjadi kepala daerah dari jalur independen kian berat. Menurut komisioner KPU Palu, Zatriawati, bahwa Komisi II DPR RI telah mena...

Semprot Tubuh dengan Disinfektan saat Masuk Banggai Harap Dihentikan, WHO: Berbahaya
Istana: Darurat Sipil Opsi Terakhir
Darurat Covid-19, Menag Rilis Panduan Ramadan

PALU – Syarat untuk menjadi kepala daerah dari jalur independen kian berat. Menurut komisioner KPU Palu, Zatriawati, bahwa Komisi II DPR RI telah menambah syarat dukungan bagi calon perseorangan menjadi 8 persen dari jumlah penduduk.
Padahal sebelum Perppu Pilkada  direvisi, calon kepala daerah dari jalur perseorangan hanya disyaratkan untuk mengumpulkan dukungan  5 persen dari jumlah penduduk. “Sebelum direvisi, calon kepala daerah jalur independen juga bisa menyicil syarat dukungan ke KPU. Artinya kemarin syarat dukungan bisa dicicil. Tapi sekarang, harus menyerahkan penuh syarat dukungan itu,” jelasnya.
Apakah syarat ini memberatkan calon independen, Zatriawati menolak berkomentar. “Selaku penyelenggara saya tidak bisa berkomentar soal itu,” tandasnya.
Sementara, dari penjelasan Ketua KPU, Marwan P Angku, jika melihat data agregat kependudukan Kota Palu, maka calon perorangan yang akan maju dalam Pilkada Kota Palu wajib mengumpulkan minimal 30 ribu KTP. “Sebelum revisi, calon Walikota hanya wajib mengumpulkan 18 ribu KTP, ” bebernya lagi.
KPU Palu sendiri dalam waktu dekat ini, akan meminta secara resmi data agregat kependudukan dari Pemkot. Meskpun kenaikan syarat untuk calon perseorangan ini baru diputuskan di Komisi II DPR RI. Namun, pihak KPU kembali menghimbau warga yang akan maju dari jalur independen untuk segera menyiapkan dukungan seperti yang disyarakat dalam revisi Perppu Pilkada itu.
Ditambahkan Marwan, jika syarat dukungan untuk calon independen naik. Namun untuk syarat pendidikan calon kepala daerah kembali diturunkan dari S1 kembali menjadi SMA. “Itu antara lain kesepakatan dari Komisi II soal revisi Perppu Pilkada itu,” demikian Marwan.(af/*)

Sumber: Radar Sulteng