Pemerhati Pendidikan: Yang Dilakukan Plt Kadis Dikbud Banggai itu Menghambat Pelayanan Prima

Pemerhati Pendidikan: Yang Dilakukan Plt Kadis Dikbud Banggai itu Menghambat Pelayanan Prima

Kinerja Tasrik Djibran, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Kabupaten Banggai terus dipertanyakan. Hal ini karena gaya kepemimpi...

Basri dan Istrinya Ditangkap. Ini Kronologisnya…
Helikopter TNI AD Jatuh di Poso, Dandrem 132/Tadulako Gugur
“Pateni”, Kata dalam Bahasa Jawa dalam Pertemuan Antasari-Sigid-Wiliardi

Kinerja Tasrik Djibran, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Kabupaten Banggai terus dipertanyakan. Hal ini karena gaya kepemimpinannya dirasakan menghambat kelancaran pelayanan birokrasi.

Didi Wahyudi, pemerhati pendidikan dari salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Barat yang kebetulan berada di Luwuk untuk satu kegiatan menyayangkan hal itu. Didi menjelaskan bahwa pengurusan berkas oleh para guru yang sampai satu minggu itu bukan lagi sebuah hal yang wajar. Hal itu karena banyak yang dirugikan dari penundaan pelayanan birokrasi itu.

“Bayangkan saja, berapa banyak siswa yang dirugikan jika satu orang guru berurusan sampai berhari-hari. Itu baru untuk satu orang, silakan hitung jumlahnya dengan banyaknya guru yang mengurus berkas dan mengalami penundaan itu,” ujar Didi yang ditemui di salah satu kafe di kawasan Pusat Perbelanjaan di Luwuk pada Sabtu (12/11/2016).

Didi juga menyatakan, dengan gaya kepemimpinan yang ditunjukkan oleh Plt Kadis Dikbud itu, pelayanan prima yang ingin diterapkan menjadi terhambat. Padahal, salah satu item keberhasilan pelayanan prima adalah faktor kecepatan. Namun, sangat disayangkan, faktor itu tidak dilaksanakan, malah berkebalikan sehingga merugikan para guru.

Selain itu pula, dengan tidak dilaksanakannya kecepatan dalam pelaksanaan pelayanan birokrasi itu, dapat menjadi pertanda bahwa Plt Kadis Dikbud Banggai itu kurang mendukung program Bupati dan Wakil Bupati Banggai yang ingin menerapkan pelayanan prima.

“Jadi ini bisa disimpulkan oknum yang bersangkutan membangkang dan tidak patuh terhadap arahan Bupati. Apalagi, tadi rekan saya dari LSM juga menyampaikan bahwa Bupati sudah pernah turun tangan langsung dan menegur yang bersangkutan. Istilahnya, yang bersangkutan ini ngeyel dengan arahan Bupati,” jelas Didi. (ss*ing)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0