Penduduk Sulteng 2.729.227 Jiwa

PALU – Saat ini penduduk di Sulawesi Tengah telah mencapai sekitar 2.729.227 yang berarti bertambah sebanyak 83.227 dari tahun 2010 yaitu 2.646....

Hasil Lab Keluar, Bupati Morut Positif Covid-19
Semprot Tubuh dengan Disinfektan saat Masuk Banggai Harap Dihentikan, WHO: Berbahaya
Rektor Untad Kembali Lakukan Pembohongan

PALU – Saat ini penduduk di Sulawesi Tengah telah mencapai sekitar 2.729.227 yang berarti bertambah sebanyak 83.227 dari tahun 2010 yaitu 2.646.000. Hal ini menunjukkan bahwa selama kurun 2 (dua) tahun laju pertumbuhan penduduk di Sulawesi Tengah sebesar 3,9 % atau setiap tahunnya 1,94 % yang lebih besar dari nasional yang 1,49%.
Hal itu diungkapkan Staf Ahli Gubernur Aly Lasamaulu saat membuka Rapat Penelahaan Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga(KKBPK) tingkat Provinsi Sulawesi Tengah, kemarin.
Dari pertumbuhan itu, lanjut dia, bila dilihat dari sisi kualitas sumber daya manusia yang diukur melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Sulawesi Tengah masih menduduki peringkat 22 dari 33 provinsi yang ada. Hal ini perlu kerja keras dalam upaya menurunkan LPP serta bagaimana meningkatkan IPM kita khususnya SKPD terkait dengan tugas dan fungsinya.
Demikian pula halnya tingkat TFR kita yang masih cukup tinggi sekitar 3,2 yang menunjukkan bahwa setiap keluarga mempunyai 3 – 4 orang anak. Dari sisi ketenagakerjaan, tingkat pengangguran terbuka di Sulawesi Tengah sebesar 4,27 % (52.407 orang) dengan tingkat pendidikan terbesar adalah SMA Kejuruan. ‘’Data-data di atas memperlihatkan bahwa sumber daya manusia yang ada masih perlu ditingkatkan lagi,’’ katanya.
Menyadari hal itu, sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah maka berbagai langkah strategis telah dan masih akan dilaksanakan di antaranya memberikan dukungan dan bekerjasama dalam pelaksananaan program Kependudukan dan Keluarga Berencana, Saya mengetahui dengan pasti bahwa tujuan akhir Program KKBPK adalah agar anak yang dilahirkan memiliki SDM yang hebat dan tangguh dengan memiliki keluarga yang kecil agar tercipta keluarga yang sejahtera.
Berdasarkan hasil capai kinerja selama 6 bulan tahun 2014 Pasangan Usia Subur yang berhasil diajak menjadi peserta KB Baru 42,86 % dari kontrak kinerja selama tahun 2014, dengan peserta MKJP sebesar 16,7 %. Karena itu diharapkan agar kabupaten/kota yang belum berhasil maupun yang rendah pencapaian peserta KB MKJP secara khusus KB Pria pada semester II ini lebih ditingkatkan lagi karena baru terlayani sebesar 0,13 % dari peserta KB Baru. Karena itu agar segera melakukan koordinasi khususnya pada daerah-daerah potensial KB Pria dengan senantiasa menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat melalui tokoh agama maupun tokoh masyarakat setempat.(sya/*)

sumber : http://www.radarsulteng.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/50/16061