PILDEK FAPETKAN TERDAMAI

PILDEK FAPETKAN TERDAMAI

Kita Tunggu Pildek Terheboh   Dr Ir Rusdin MP IPU resmi terpilih sebagai Dekan Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) periode 2020-2024. Dr...

UNTAD MILIKI PROGRAM PROFESI INSINYUR
Darurat Covid-19, Menag Rilis Panduan Ramadan
Istana: Darurat Sipil Opsi Terakhir

Kita Tunggu Pildek Terheboh

 

Dr Ir Rusdin MP IPU resmi terpilih sebagai Dekan Fakultas Peternakan dan Perikanan (Fapetkan) periode 2020-2024. Dr Rusdin terpilih secara musyawarah mufakat dalam Rapat Senat Pemilihan Dekan pada Selasa (6/10).

Proses demokrasi di Fapetkan itu diapresiasi oleh salah seorang dosen Fakultas Hukum. Dosen yang meminta namanya tidak dicantumkan itu menyatakan bahwa pemilihan dekan di Fapetkan adalah contoh pemilihan dekan yang indah dan terdamai. “Tidak ada suara sumbang jelang pemilihan dekan. Tiba-tiba sudah terpilih. Bahkan secara musyawarah tanpa voting. Itu menunjukkan terbangunnya iklim akademik dan persaudaraan yang erat,” ujarnya.

Dosen FH itu juga mengapresiasi tangan dingin Profesor Burhanudin Sundu, Dekan Fapetkan saat ini karena sukses menggelar dan mengantarkan suksesi secara damai dan indah. Dirinya menambahkan bahwa sesuai kenyataan, biasanya ada beberapa fakultas yang bahkan 10 minggu sebelum pemilihan dekan sudah heboh. Kehebohan itu karena bertikai bahkan saling menjatuhkan. “Akhirnya, lebih heboh pertikaian dibandingkan dengan kinerja dekan nantinya. Syukurlah Fapetkan sangat damai. Mudah-mudahan fakultas lain bisa menjadikan Fapetkan sebagai teladan,” harapnya.

Fadly, salah seorang alumni UNTAD yang ditemui di sebuah Warkop juga menyampaikan apresiasinya terhadap pemilihan dekan Fapetkan. Dirinya selaku alumni menyatakan, bahwa dia mendengar akan ada tiga fakultas yang akan menggelar pemilihan dekan dalam waktu dekat, yaitu Ekonomi, Fisip, dan Hukum. Olehnya itu, dirinya berharap akan melihat dan mendengar kabar baik bahwa proses demokrasi di tiga fakultas itu juga berlangsung dalam nuansa kekeluargaan.

“Akan kentara nanti mana fakultas yang paling amburadul dan oknum yang selalu membuat kegaduhan yang membuat heboh persoalan ini. Biasanya alasan yang paling banyak dihebohkan itu yaitu aturan dan tata tertib. Padahal sengaja dibuat heboh karena calon yang digadang-gadang takut kalah. Maka kami menunggu kedewasaan dari orang-orang terpelajar di kampus tercinta,” harapnya. (ss03)