Rektor Untad Bekali Mahasiswa akan KKN

Rektor Untad Bekali Mahasiswa akan KKN

PALU – Setiap tahunnya, Universitas Tadulako (Untad) menempatkan mahasiswanya ke sejumlah daerah kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng melalui progra...

Menkopolhukam: Pemerintah Tidak Sedikit Pun Berniat Intervensi Kasus Ahok
Rupiah Baru, Salah Satu yang Teraman di Dunia
“Pateni”, Kata dalam Bahasa Jawa dalam Pertemuan Antasari-Sigid-Wiliardi

PALU – Setiap tahunnya, Universitas Tadulako (Untad) menempatkan mahasiswanya ke sejumlah daerah kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Integral.Selama mengikuti program KKN tersebut, mahasiswa diminta wajib menunjukkan nilai-nilai Ketadulakoan yang selama ini menjadi landasan moral civitas akademika Untad.

Pesan itulah yang diungkapkan oleh Rektor Untad, Prof Dr Ir Muhammad Basir Cyio SE MS, saat memberikan pembekalan di hadapan ribuan Mahasiswa KKN Angkatan 70 , Jumat (30/1/205). Dia mengatakan bahwa seluruh mahasiwa Untad harus mempunyai dan meiliki nilai-nilai Ketadulakoan di dalam dirinya, yang harus selalu melekat di mana pun mereka berada. Termasuk bagi mahasiswa yang mengikuti program KKN, yang merupakan intra atau bagian dari perkuliahan.

“KKN ini merupakan bentuk membangun nilai-nilai persaudaraan. Antara mahasiwa Untad dari berbagai program studi. Ini lah detik-detik terakhir, kalian akan menunjukkan nilai-nilai ketadulakoan di mana pun kalian akan ditempatkan,” paparnya.

Sebab kataRektor, tanpa KKN akan sulit menyatukan mahasiswa yang berasa dari sekitar 52 program studi. Olehnya, ia berharap untuk menjadikan momentum itu untuk membangun kebersamaan yang telah sama-sama akan terhimpun dalam ikatan kekeluargaan.

“Kalian akan lihatkan nilai-nilai Ketadulakoan di masyarakat. Jadikan momen ini untuk membangun kebersamaaan,” pesannya.

Ia menambahkan, di mana pun mahasiwa tersebut akan ditempatkan, harus menjadi yang terbaik dan menjadi lambang Tadulako. Maksud dari menunjukkan nilai Ketadulakoan tersebut adalan memperlihatkan jiwa seorang Tadulako yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.

“Dengan rasa persadaraan yang muncul dari mahasiswa dengan berbagai jurusan dan yang baru saling kenal ini tentu akan sangat membantu kelancaran program KKN di lapangan,” jelasnya.

Selain itu lanjutnya, potret kehidupan yang ada di masyarakan pada umumnya masih memandang mahasiswa KKN tahu tentang segala hal. Olehnya, masyarakat akan memerlukan bantuan mahasiswa tanpa memandang latar belakang pendidikan mahasiswa tersebut.

“Tantangan-tantangan ini tidak perlu khawatir, karena nanti dalam pembekalan ini akan diberikan pemahaman-pemahaman dasar tentang itu,” tandasnya. (af/*)

Sumber: Radar Sulteng

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: