Untad Kukuhkan 1.395 Sarjana Baru

PALU- Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar prosesi wisuda. Pelaksanaan rapat senat terbuka yang akan dilangsungkan di Auditorium Untad terse...

Darurat Covid-19, Menag Rilis Panduan Ramadan
Rektor Untad Kembali Lakukan Pembohongan
Istana: Darurat Sipil Opsi Terakhir

PALU- Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar prosesi wisuda. Pelaksanaan rapat senat terbuka yang akan dilangsungkan di Auditorium Untad tersebut, hari ini (31/3) akan mengukuhkan sebanyak 1.395 orang mahasiswa sebagai sarjana.

Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP) Untad, Rudi Gosal SE MSI, saat ditemui di ruangannya, mengungkapkan karena jumlah wisudawan yang mencapai angka ribuan tersebut, maka pelaksanaan wisuda ke-78 tersebut 2015 akan dilaksanakan dalam dua sesi.” Jadi karena ini wisuda terbanyak, maka wisuda kali ini kita lakukan dengan dua sesi yakni pagi dan sore hari,” katanya.

Dia merinci jumlah mahasiwa yang akan diwisuda tersebut adalah dari Pascasarjana sebanyak 222 orang, Fakultas Ekonomi sebanyak 83 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sebanyak 49 orang, Fakultas Hukum 71 orang, Fakultas Pertanian 63 orang, Fakultas Kehutanan 41 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) 36 orang, Fakultas Teknik 77orang, Fakultas Peternakan dan Perikanan (FAPETKAN) 40 orang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 563 orang serta Fakultas Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) sebanyak 150 orang.” Jadi wisuda ke 78 ini, jumlah terbanyak masih diraih oleh FKIP.” Katanya.

Ia berharap mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi tersebut harus bisa memberikan kontribusi yang positif kepada masyarakat melalui pembangunan daerah. Selain itu diharapkan juga mengharapkan, agar para alumni agar bisa lebih kreatif dalam mengaplikasikan ilmunya di tengah masyarakat.

“Saat ini masih banyak yang bercita-cita ingin jadi PNS. Padahal PNS bukan satu-satunya jalan untuk menjadi sukses. Alumni Untad harusnya bisa lebih kreatif. Dan kalau bisa dia menciptakan sebuah lapangan kerja yang baru agar lapangan kerja bisa menjadi luas. Selain itu juga bisa memanfaatkan ilmunya di masyarakat dengan baik,” ungkapnya.(nto)

sumber: radarsulteng