Untad Raih Akreditasi B Tingkat Universitas

Untad Raih Akreditasi B Tingkat Universitas

HARI ini (31/3), Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar wisuda. Ada banyak momen spesial di balik pengukuhan para lulusan Untad itu. Namun dua...

Hasil Lab Keluar, Bupati Morut Positif Covid-19
Istana: Darurat Sipil Opsi Terakhir
Darurat Covid-19, Menag Rilis Panduan Ramadan
Rektor Untad, Moh. Basir Cyio. Foto: radarsulteng/hanif

Rektor Untad, Moh. Basir Cyio.
Foto: radarsulteng/hanif

HARI ini (31/3), Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar wisuda. Ada banyak momen spesial di balik pengukuhan para lulusan Untad itu. Namun dua di antaranya, karena wisuda kali ini, merupakan yang pertama kalinya bagi Prof DR Ir Muh Basir Cyio SE MS memimpin wisuda di periode keduanya menjadi Nahkoda bagi Untad. Momen spesial yang kedua, karena baru saja Untad menerima SK dari BAN-PT, yang menetapkan Untad meraih akreditasi B tingkat universitas.

Berikut petikan wawancara Rektor Untad yang juga guru besar Ilmu Tanah ini, saat ditemui di tengah kesibukannya memantau persiapan pelaksanaan wisuda, Senin kemarin (30/3).

 

Assalamu’alaikum. Bagaimana kabar Prof?

Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh, alhamdulillah sehat walafiat. Walaupun agak sedikit lelah, tapi harus tetap semangat sebab besok (hari ini, red), kita harus melakukan pengukuhan lulusan Untad.

 

Apa yang istimewa di balik wisuda kali ini Prof?

Wisuda besok (Hari ini, red), sebenarnya merupakan kegiatan akademik yang secara rutin dilaksanakan sesuai kalender akademik yang telah kita tetapkan. Tapi tetap saja, wisuda sudah pasti merupakan momen istimewa bagi mereka yang akan dikukuhkan sebagai sarjana.

Kalau untuk Untad sendiri, momen wisuda kali ini memang terasa agak spesial, karena baru beberapa hari yang lalu, kami menerima petikan Surat Keputusan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), yang menetapkan Untad meraih akreditasi B tingkat Universitas. SK BAN-PT dengan nomor 219/SK/BAN-PT/Akred/PT/VII/2014.

 

Wisuda nanti, juga spesial, karena merupakan wisuda pertama bagi Prof di periode kedua memimpin Untad. Bukan begitu Prof?

Saya kira begitu. Anda tentu sudah tahu tentang itu.

(Sekadar informasi, setelah terpilih dengan dukungan mayoritas anggota Senat pada pemilihan yang digelar 9 Oktober 2014 yang lalu, Prof DR Ir Muh Basir Cyio SE MS, pada 5 Maret 2015 belum lama ini, dilantik oleh Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset, Muh. Nasir untuk kembali memimpin Untad hingga 2019 mendatang).

 

Apa saja keuntungan Untad, setelah ditetapkan meraih akreditasi B?

Tentu banyak. Selain pride (kebanggaan), karena tidak banyak perguruan tinggi yang bisa meraih akreditasi B, utamanya untuk penilaian tingkat universitas, penetapan ini sekaligus menjadi bukti, bahwa Untad layak untuk disejajarkan dengan perguruan tinggi lainnya di Indonesia.

Penetapan akreditasi ini, sekaligus merupakan prestasi tersendiri bagi seluruh civitas akademika Untad, karena berkat kerja keras, komitmen, kebersamaan serta kemauan dan usaha yang tak kenal lelah, kita berhasil menaikkan akreditasi kita yang sebelumnya C, kini menjadi akreditasi B.

Akreditasi diperlukan untuk menjamin mutu dari suatu lembaga pendidikan. Selain itu untuk masyarakat umum, akreditasi juga bisa menjadi alat untuk mengukur kesiapan suatu PT untuk melakukan proses pendidikan. Melihat tujuan dan cara penilaian, tentu saja akreditasi sangat penting, karena merupakan suatu bentuk standarisasi.

Setelah diamanahkan menjadi rektor untuk periode kedua, apa saja yang kini menjadi obsesi Prof?

Masih banyak yang harus dilakukan. Sederhananya itu, kita tinggal melanjutkan apa yang belum lanjut. Atau kita akan menyempurnakan, apa saja yang belum sempurna. Yang jelas, komitmen kita untuk menjadikan Untad sebagai yang terdepan, itu yang menjadi sasaran dan tujuan kita. Tentu saja jalan menuju ke sana yang perlu kita susun kembali.

Kita juga ingin membangun Untad ini, tentu harus sesuai dengan garis kebijakan, atau apa yang menjadi visi-misi Pak Gubernur dan Wakil Gubernur. Walaupun kita adalah masyarakat ilmiah, tapi bukan berarti kita hanya selalu berada di menara gading, dan tidak pernah melihat apa yang terjadi di sekitar kita. Ilmuwan Untad, harus memberikan kontribusi nyata bagi seluruh lapisan masyarakat, melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tingginya.

Setelah terpilih untuk memimpin Untad periode kedua, bagaimana dengan calon-calon Wakil Rektor Prof?

Insya Allah saat ini sudah mulai berproses. Kita target, April (bulan depan, red) sudah terbentuk panitia penjaringannya. Kalau sesuai periodesasi, para Wakil Rektor akan berakhir Mei mendatang. Kita upayakan, sebelum berakhir periodesasi para Wakil Rektor ini, sudah ada hasil pemilihan dan pas Mei nanti, kita lakukan serah terima jabatan.(**)