Urus Berkas Sampai Seminggu, Kinerja Kadis Dikbud Banggai Dikeluhkan

Urus Berkas Sampai Seminggu, Kinerja Kadis Dikbud Banggai Dikeluhkan

PARA GURU HARAPKAN KINERJA LAMBAT KADIS DIKBUD DAPAT JADI PERHATIAN BUPATI   Ketidakprofesionalan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Di...

Irianto Janji Seriusi Perbaikan Bangkep
Basri dan Istrinya Ditangkap. Ini Kronologisnya…
“Pateni”, Kata dalam Bahasa Jawa dalam Pertemuan Antasari-Sigid-Wiliardi

PARA GURU HARAPKAN KINERJA LAMBAT KADIS DIKBUD DAPAT JADI PERHATIAN BUPATI

 

Ketidakprofesionalan Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Kabupaten Banggai, Tasrik Djibran, dalam memberikan pelayanan birokrasi dikeluhkan oleh para guru di Kabupaten Banggai.

Syamsiar, salah satu guru yang ditemui pada Rabu (9/11/2016) sore di halaman Kantor Dikbud mengeluhkan lamanya pengurusan berkas yang dilakukannya bersama rekan-rekannya. Ia menuturkan bahwa sudah sejak Kamis (3/11/2016) lalu pengurusan berkas itu dilakukannya.

“Dari hari Kamis kitorang ba urus ini berkas. Hari Jumat torang cek di sekretariat, dorang bilang tinggal tunggu tandatangan Kepala Dinas. Tapi sampai tadi siang, berkasnya torang belum ditandatangan,” keluh guru yang meminta asal daerahnya tidak disebutkan.

Ia mengaku heran, proses penandatanganan berkas sampai memakan waktu hampir satu minggu. Lamanya waktu itu, tentu saja merugikannya karena praktis, Ia sudah tiga kali bolak-balik ke Luwuk dari kampungnya yang memakan waktu hampir dua jam itu.

“Bayangkan Pak, kitorang biasa PP dari kampung ke sini. Begitu sampe di sini, belum juga ditandatangan. So dikalah-kalah kalo minta tandatangannya gubernur ini,” keluhnya lagi.

Sementara itu, salah seorang guru dari Bualemo yang juga ditemui di Kantor Dikbud mengeluhkan perilaku malas dari Tasrik Djibran. Katanya, beberapa waktu lalu, ada juga rekan sesama guru yang mengalami hal yang sama. Bahkan kabarnya, Bupati Banggai, Ir H Herwin Yatim MM sampai turun tangan langsung memfasilitasi guru yang dipersulit oleh Kepala Dinas Dikbud, Tasrik Djibran itu.

“Ternyata, kelakuannya dia ulangi lagi. Saya ini dari hari Jumat (4/11/2016, red) ba tunggu berkas dia tandatangan. Kalau begini modelnya, banyak urusan yang sia-sia. Bukan mau ba ungkit, tapi sebelum dia (Tasrik, red), urusan biasa cuma satu hari, paling lama dua hari selesai,” ungkapnya sambil meminta namanya tidak disebutkan

Untuk itu, guru yang sudah 28 tahun mengabdi ini berharap perilaku Plt Kadis Dikbud Banggai ini dapat menjadi perhatian Bupati dan Wakil Bupati Banggai. Apalagi, salah satu program kedua pimpinan Banggai yang baru dilantik pada Juni 2016 lalu itu adalah reformasi birokrasi dan percepatan pelayanan.

“Saya, bukan cuma saya, tapi torang semua harap Pak Bupati mau dengar masalah ini. Bukan apa-apa, torang ini kasian dari kampung. Jadi, kalau berkas itu sudah sesuai prosedur, jangan dikase lambat-lambat. Apalagi ternyata, Pak Kadis Dikbud ini ada juga di Luwuk jadi sebenarnya tidak ada hambatan untuk ba tandatangan,” harapnya.

Sementara itu, saat suarasulteng.com mencoba mengonfirmasi kepada Bupati Banggai, telepon genggam Bupati Banggai sedang tidak aktif. Saat mencoba mengonfirmasi soal penundaan dan keterlambatan penandatanganan berkas kepada staf sekretariat Dinas Dikbud Banggai, staf yang ada tidak berani berbicara soal kelakuan bosnya itu. (ss*ing)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: